Kenapa Fobia Matematika Bisa Terjadi ?


 

Kenapa Fobia Matematika Bisa Terjadi ?

 

 

KUDUS - Matematika bagi sebagian orang memang merupakan suatu hal yang sulit untuk dipelajari, apalagi ketika seseorang tidak minat dengan hitung-hitungan pasti akan sangat menyulitkan bagi beberapa orang. Padahal kita di Indonesia wajib belajar hitung-hitungan matematika selama 12 tahun lamanya. Seharusnya apabila telah bertahun-tahun belajar tentang matematika, tapi kenapa ada sebagian orang yang masih menganggap sulit dan tidak bisa memahami matematika.

 

Dilansir dari berbagai sumber, ternyata pada beberapa orang memang bisa terjadi yang namanya Fobia Matematika. Fobia Matematika menyebabkan rasa cemas hingga nyeri di bagian badan kita. Banyak jenis fobia yang bisa terjadi pada manusia, seperti fobia ketinggian, fobia tempat gelap, fobia kucing dan masih banyak lagi. Dan fobia matematika adalah fenomena langka dan unik yang terjadi pada diri manusia, yang mana memungkinkan manusia bisa takut hanya karena melihat kumpulan angka.

 

Dilansir dari berbagai sumber, fobia matematika muncul sejak dini. Diproyeksikan lima puluh persen siswa SD bisa mengalami rasa cemas apabila menghadapi mata pelajaran matematika, rasa cemas tadi bervariasi dari menengah hingga atas. Fobia matematika pada satu anak dengan anak lain akan berbeda, hal ini dikarenakan juga berkaitan erat dengan seorang guru di sekolah. Jadi seorang guru matematika harus bisa sabar dan menyesuaikan kondisi dari siswa.

 

Cara Mengatasi :

 

1.     1. Latihan Matematika setiap hari.

2.   2. Gunakan dan Aplikasikan Matematika sebagai gaya hidup, sehingga terbiasa dengan hitung-hitungan.

3.     3. Ketahui dan pahami diri sendiri. 


Gambar oleh <a href="https://pixabay.com/id/users/ambermb-3121132/?utm_source=link-attribution&amp;utm_medium=referral&amp;utm_campaign=image&amp;utm_content=1635065">ambermb</a> dari <a href="https://pixabay.com/id/?utm_source=link-attribution&amp;utm_medium=referral&amp;utm_campaign=image&amp;utm_content=1635065">Pixabay</a>

No comments:

Post a Comment