Tiram, Produk UMKM Sumber Penghasilan Warga Seklenting
Wedung Demak

Mahasiswa KKN IAIN Kudus Penggalian UMKM
DEMAK - Dusun Seklenting merupakan salah satu Dusun yang ada di Desa Wedung Kecamatan Wedung Kabuapten Demak. Potensi UMKM sebagai sumber penghasilan warga Seklenting yaitu tiram. Tiram adalah salah satu hewan laut yang tidak bertulang belakang, tiram termasuk dalam Filum Mollusca dan kelas Bivalvia yang berhabitat di laut atau payau. Secara morfologi, tiram memiliki sepasang cangkang yang tidak berbentuk sama. Cangkang tersebut berfungsi untuk melindungi matel dan organ bagian dalam lainnya. Hewan ini sering kita jumpai di daerah intertidal yang merupakan daerah pesisir yang banyak dipengaruhi oleh komponen seperti biotik dan abiotik.
Tiram dipanen pada perairan yang sangat dangkal, cara pengumpulan tiram dengan menggunakan tangan atau dengan garu kecil. Biasanya warga sekitar mengambilnya dengan menyelam di perairan, setelah mendapatkan tiram yang begitu banyaknya para nelayan tiram pun pulang kerumah untuk mengukus hasil yang diperoleh dari menyelam. Pengukusan itu dilakukan ketika tiram selesai di panen tanpa dilakukanya pembersihan pada cangkangnya.
Menurut Nur khofid (35 Tahun), salah satu nelayan tiram di Tambak Seklenting Wedung Demak, jika ingin memegang tiram harus menggunakan sarung tangan untuk melindungi tangan kita dari cangkang yang tajam, oleh karenannya warga sekitar langsung mengukusnya di pengukusan dan ditimpa kain diatas tiramnya agar tiram tersebut matang merata. Tanda kematangan pada tiram bisa dilihat dengan terbukannya cangkang tiram yang memudahkan para nelayan tiram untuk mengambil daging tiramnya. Harga per kilo tiram berkisar antara 18-20 ribu.
Sebagai wujud Pengabdian Kepada Masyarakat, Mahasiswa IAIN Kudus melakukan Observasi, Wawancara serta pendataan UMKM para warga yang ada di Desa Wedung sebagai Potensi Desa serta peningkatan Pendapatan Masyarakat Desa Wedung Demak sehingga UMKM dapat disimpulkan sebagai usaha ekonomi yang dilakukan oleh masyarakat kalangan menengah ke bawah. "Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah bertujuan menumbuhkan dan mengembangkan usahanya dalam rangka membangun perekonomian nasional berdasarkan demokrasi ekonomi yang berkeadilan, Ujar Dany Miftah M. Nur selaku Dosen Pendamping Mahasiswa IAIN Kudus.
(Tim/KKN IAIN KUDUS)


No comments:
Post a Comment