Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Timur Belajar dari Kudus, Kunjungi Sekolah Binaan
Rombongan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengunjungi sekolah kejuruan di Kudus, kemarin.
KUDUS - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Timur belajar ke Kudus dengan melakukan studi banding atau kunjungan di beberapa sekolah kejuruan di Kudus terkait dengan kerja sama dan kombinasi pihak swasta dan pendidikan dalam mengembangkan fasilitas dan kualitas sekolah. Beberapa sekolah kejuruan di Kudus yang dikunjungi oleh Dinas pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Timur yaitu SMK PGRI 1 dan 2 Kudus, SMK Wisudha Karya, SMK Duta Karya, SMK NU Ma`arif, SMK NU Banat, SMK Raden Umar Said.
Deslan Nispayani selaku Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Kalimantan Timur mengatakan bahwa pelaksanaan kunjungan ini ialah dalam rangka studi banding. Kami ingin belajar tentang bagaimana kerja sama dari pihak lembaga swasta yang ikut serta berpartisipasi dalam pengembangan fasilitas di sekolah.
“Dari hasil studi banding ini kami mendapati bahwa bagaimana kepedulian swasta sangat besar terhadap sekolah, utamanya Djarum”.
Ini adalah salah satu bentuk sinergitas antara pihak industri dan pendidikan. Dari kerja sama antar pihak swasta dan sekolah ini akan berkontribusi kepada peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.
Dari kunjungan ini nantinya akan berusaha untuk diterapkan di Kalimantan Timur. Karena selama ini di Kalimantan Timur sudah ada perusahaan yang berpartisipasi dalam pendidikan, tapi kami rasa belum optimal.
Berkaca dengan hasil kunjungan ini, Kami akan lebih mendorong sekolah untuk memiliki road map yang jelas terkait dengan pengembangan sekolah. Dengan adanya road map yang jelas dan output yang jelas, swasta akan bisa yakin dengan bantuan yang akan diberikan. Tidak hanya bantuan yang berupa bantuan fisik saja, tetapi juga seperti pembentukan karakter, tidak Cuma jangka pendek tetapi juga jangka panjang.
(Tim/Vivapedia)

No comments:
Post a Comment