LITERASI POLITIK DI ERA DIGITAL MELALUI MEDIA SOSIAL
VIVA MEDIA GROUP - Indonesia mengalami perkembangan teknologi dan informasi yang cukup pesat atau dikenal dengan era digital yang mengalami perubahan di lingkungan masyarakat dan berpengaruh dalam segala aspek kehidupan sehari-hari salah satunya pada aspek politik. Perubahan yang terjadi ditandai dengan teknologi digital yang menghasilkan media baru untuk terjalin hubungan individu di seluruh dunia, seperti yang dapat kita lihat yaitu banyaknya media sosial yang tersebar dan dipergunakan masyarakat untuk mengetahui kehidupan sosial salah satunya dalam seputar politik di Indonesia yang relevansi dengan adanya perkembangan teknologi. Dengan itu, penggunaan dan pemanfaatan media sosial perlu diopimalkan dan dimaksimalkan sesuai dengan fungsinya sebagai sarana perolehan informasi serta menjadi media komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah sehingga dapat dijadikan sebagai bukti adanya partisipasi masyarakat dalam dunia politik meskipun menggunakan sarana digital.
Selain itu, paparan dari media sosial terutama politik harus dianalisis dengan baik dan teliti sesuai fakta yang ada serta faktor pendorong yang mempengaruhinya , tujuan dan akibat atas suatu permasalahan yang sedang terjadi dengan tujuan agar masyarakat mengetahui berita aktual politik yang sedang dialami oleh Indonesia bukan hanya berupa teoritis maupun omongan belaka saja. Dengan adanya media sosial juga sebagai bentuk penyadaran kepada masyarakat terutama generasi muda untuk mengikuti perkembangan politik di Indonesia. Dengan begitu, masyarakat perlu diberikan arahan dalam penggunaan media sosial yang dapat disampaikan mengenai etika dan aturan yang perlu diketahui dan ditaati dalam penggunaan media sosial pada kehidupan sehari-hari.
Dampak dari adanya media sosial sebagai komunikasi politik seperti semarak kampanye dalam pemilihan umum dengan memanfaatkan media sosial sebagai alat komunikasi politik kepada masyarakat dengan tujuan untuk menarik partisipan. Selain itu juga, media sosial sebagai basis informasi mengenai opini publik tentang kebijakan maupun putusan yang dikeluarkan, dirancang dan disahkan oleh pemerintah serta untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat dan sebagai bentuk forum diskusi politik. Dengan begitu dapat menjadi wadah untuk masyarakat dalam mengembangkan kemampuan berpikir yang tertuang dalam sebuah gagasan yang disalurkan melalui media sosial yang menimbulkan eksistensi dan ketertarikan dari masyarakat lainnya sehingga mengikuti setiap perkembangan yang ada, itulah yang dinamakan partisipasi masyarakat dalam berpolitik.
Dari berbagai platform yang ada dalam media sosial, dapat kita ketahui bahwa bukan hanya memaparkan satu topik permasalahan politik saja tetapi berbagai macam permasalahan di segala aspek kehidupan. Dengan adanya paparan yang ada memicu kesadaran politik dan mampu berpartisipasi aktif dan bertanggung jawab untuk mencapai tujuan sebagai masyarakat demokratis. Partisipasi kewarganegaraan juga dapat dilihat dengan adanya aksi penyuaran masyarakat, mengawasi setiap kebijakan yang dirancang, dikeluarkan dan disahkan oleh pemerintah dan mengajak masyarakat untuk berkontribusi hingga menyukseskan kebijakan yang telah disepakati. Dengan begitu media sosial tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari terutama politik sebab sebagai literasi politik bagi masyarakat dan sebagai bahan untuk menggali rasa penasaran masyarakat terhadap dunia politik dan juga sebagai sumber pengetahuan kehidupan politik seperti halnya bagaimana terlaksananya suatu kebijakan maupun putusan pemerintah dan bagaimana tanggapan dari masyarakat terhadap kebijakan tersebut.
Namun dengan adanya pemaparan maupun informasi yang telah didapatkan dari media sosial maupun dari mulut ke mulut, masyarakat tidak bisa untuk hanya menyimpulkan dari informasi yang didapatkan begitu saja tetapi perlu adanya tindak lanjut dengan menganalisis informasi terkait agar tidak tersandung kasus hoax dalam penyiaran ataupun penyebaran berita di khalayak publik untuk menghindari adanya selisih paham mengenai hal yang sedang diperbincangkan tersebut serta masyarakat dituntut untuk berpikir kritis agar tidak salah tangkap berkenaan dengan informasi yang diperoleh. Sesuai dengan pasal 45 UU ITE mengenai perlindungan hukum bagi kejahatan yang melanggar kesusilaan, menyebarkan berita bohong atau hoax dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian seta menyebarkan kebencian atau permusuhan individu atau kelompok mayarakat. Dengan demikian, masyarakat harus lebih cerna dalam memperoleh infromasi dan sangat berperan penting untuk aktif dalam berpolitik serta perlu menambah literasi politik dengan memanfaatkan media sosial yang berkembang di era digital saat ini dan juga sebagai pengembangan kemampuan berpikir yang sangat luas dengan disediakan forum discussion dengan masyarakat lainnya untuk bertukar pendapat membahas tentang politik di Indonesia sehingga bukan hanya menuangkan pendapat tapi juga dapat mengetahui pemikiran maupun response orang lain terkait perihal tersebut.
Dengan adanya literasi politik di kehidupan masyarakat dapat mengetahui tingkat literatur dalam memahami maupun kontribusi masyarakat dalam kehidupan politik di Indonesia serta kualitas literasi politik menjadi faktor penentu dalam ketertarikan masyarakat terhadap dunia politik. Dengan itu, masyarakat perlu diarahkan agar tidak hanya dimanfaatkan untuk membela pada satu kubu saja dengan diadakannya sosialisasi peran masyarakat dalam politik di suatu negara yang dapat muat dalam media sosial maupun surat kabar lainnya sebagai bentuk wujud adanya era digital di kehidupan bermasyarakat. Dengan begitu dapat membangun rasionalitas dan kemandirian politik untuk menumbuhkembangkan toleransi dalam kehidupan berdemokrasi serta membangkitkan kesadaran akan adanya dampak yang diterima dan tanggung jawab dalam setiap gagasan yang disampaikan oleh masyarakat.
Dapat disimpulkan bahwa era digital saat ini sangat membantu dalam aspek kehidupan seperti halnya kehidupan politik yang dapat kita tahu berita mengenai politik melalui media sosial yang sangat beragam platform akses mengenai perihal yang ingin kita ketahui. Selain itu, dengan adanya media sosial sebagai bukti adanya perkembangan teknologi dan informasi di Indonesia yang dapat kita peroleh informasi seperti halnya literasi politik. Literatur politik tersebutlah sebagai dasar kesadaran masyarakat untuk menyadari peran politik dan juga pentingnya partisipasi dalam khidupan politik untuk mewujudkan negara yang berdemokrasi. Selain itu, adanya literasi politik sebagai penentu tingkat adanya keingintahuan dari masyarakat terhadap lingkup politik. Dari tingkat literasi media yang ada menjadi pemicu adanya hubungan literasi politik dengan kontribusi yang dilakukan oleh masyarakat terutama generasi muda.
(Evita Dian Fortuna 20109100172, Institut Agama Islam Negeri Kudus)

No comments:
Post a Comment