KITA BERGERAK INDONESIA SEHAT BERSAMA MAHASISWA IAIN KUDUS DAN WARGA WEDUNG DEMAK SELAMATAN BUMI KITA DARI SAMPAH
DEMAK - World Clean Up Day (WCD) merupakan hari bersih sampah sedunia yang jatuh pada tanggal 21 September 2021. World Clean Up Day sendiri adalah sebuah gerakan bersih-bersih terbesar di dunia yang diprakarsai oleh Asia (termasuk Indonesia), Eropa, Amerika, Afrika, dan Oseania pada tahun 2014. Indonesia sendiri menjadi negara penyumbang sampah plastik terbesar kedua di dunia setelah cina. Berangkat dari hal tersebut masyarakat Indonesia tergerak hatinya untuk mengikuti aksi kegiatan World Clean Up Day.
Dusun Seklenting merupakan salah satu dusun yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan memperingati World Clean Up Day yang dilaksanakan lebih awal yaitu pada tanggal 19 September 2021 pada hari Minggu, dimana hari tersebut merupakan hari libur yang dimanfaatkan oleh Warga Dusun Seklenting Wedung Demak bersama dengan mahasiswa IAIN Kudus untuk membersihkan berbagai macam sampah. Dalam rangkaian kegiatan World Clean Up Day yang kita lakukan adalah mengambil berbagai macam sampah kemudian mahasiswa IAIN Kudus bersama dengan warga sekitar melakukan pemilahan sampah sesuai dengan jenisnya, seperti sampah plastik, botol, dan lain sebagainya. Dari hasil pemilahan sampah tersebut ada yang dapat dimanfaatkan untuk dijadikan paving blok dan ada juga yang dapat dijual kembali, sehingga kita mendapatkan manfaat dari kegiatan World Clean Up Day tersebut.
Dany Miftah M.Nur, M.Pd., selaku dosen pendamping lapangan dari mahasiswa IAIN Kudus mengatakan “kegiatan World Clean Up Day ini diselenggarakan sebagai bentuk dari kepedulian sekaligus keprihatinan kami dalam permasalahan dan penanganan sambah di Indonesia. setidaknya nanti dengan diselenggarakan acara ini bisa menjadi pemantik bagi orang lain untuk lebih peduli dengan lingkungan.”
Pada kesempatan kali ini, Bapak H. Jamaludin Malik S.Kom, M.M., selaku kepala desa Wedung turut menghadiri kegiatan World Clean Up Day. Beliau berpesan kepada seluruh relawan yang hadir akan tetap berupaya menjaga kebersihan lingkungan dan mampu mendaur ulang sampah menjadi produk baru yang lebih bermanfaat, misalnya paving blok.
(Tim/KKN IAIN Kudus)



No comments:
Post a Comment